Definisi dan Sejarah Manajemen Kualitas

Definisi Manajemen Kualitas

menurut Gazpers (1997), manajemen kualitas dapat dikatakan sebagai semua aktivitas  dari fungsi manajemen secara keseluruhan yang menentukan kebijakansanaan kualitas, tujuan dan tanggung jawab serta mengimplementasikannya melalui alat-alat manajemen kualitas, seperti perencanaan kualitas, pengendalian kualitas, penjaminan kualitas, dan peningkatan kualitas.

    Sejarah Manajemen Kualitas

    Sejarah perkembangan manajemen Kualitas berawal dari sebuah kegiatan Bangsa Mesir Kuno yang melakukan pengukuran terhadap dimensi batu-batu yang digunakan untuk membangun piramida. Pada masa modern, sejarah perkembangan manajemen kualitas dapt dilihat dalam tabel berikut:

    Tahun Perkembangan Manajemen Kualitas
    1920-1940 Kelompok kualitas yang utama adalah inspeksi.

     

    Para inspektor mengukur hasil produksi berdasarkan spesifikasi.

    Pada masa ini ditemukannya konsep statistik dalam hal pengendalian variabel-variabel produk, seperti panjang, lebar, berat, tinggi dan pengambilan sampel untuk menguji penerimaan produk yang diprakarsai oleh Walter A. Stewart, H.F. Dodge, dan H.G. Romig.

    1940-1985 Kelompok inspeksi berkembang menjadi pengendalian kualitas.

     

    Tanggung jawab kualitas dialihkan ke bagian quality control independen.

    Diperkenalkannya konsep total quality control yang pertama kali oleh Feigenbaum pada tahun 1960 yang kemudian dikembangkan menjadi total quality control organizationwide di tahun 1970 dan menjadi konsep total quality system pada tahun 1983.

    Pengendalian kualitas berkembang menjadi penjaminan kualitas yang berfokus kepada proses dan kualitas produk melalui pelaksanaan audit operasi, pelatihan analisis, kinerja teknis, dan petunjuk operasi untuk peningkatan kualitas.

    Aspek kualitas mulai di evaluasi melalui penerapan fungsi-fungsi manajemen kualitas.

    1985-1990 Diperkenalkannya konsep total quality management oleh Frederick Taylor pada tahun 1990-an, yang dikenal dengan sebutan Father of scientific Management dan terkenal dengan teorinya Time and Motion Studies.

     

    Total Quality Management berkembang menjadi Learning organization yang menggunakan filosofi continous quality improvement dan menggunakan konsep manajemen pengetahuan.

    Abad 20- sekarang Dengan berkembangya teknologi informasi pada abad 20-an. Konsep manajemen kualitas di barengi dengan konsep e-learning atau electronics learning.

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s

    %d bloggers like this: